Minggu, 08 Desember 2013

RUMAH BAYANGAN [on progress] "bayangan sebagai elemen estetika fasade"

fasade rumah yang mengandalkan bayangan sebagai olahan estetikanya


Sebuah bayangan terjadi akibat adanya cahaya yang mengenai sebuah benda. Sebuah bayangan tak akan terjadi tanpa adanya cahaya.
"hujan bayangan" sebagai tema instalasi pada dinding ruang dalam
Jika melihat posisi Indonesia yang berada di daerah khatulistiwa, menyebabkan Negara ini ‘kaya’ akan sinar matahari. Hal ini merupakan sebuah potensi yang bisa dikembangkan.  Hal ini memberikan peluang untuk berkarya dengan memanfaatkan cahaya alami untuk membuat bayangan yang terpapar pada sebuah bangunan.
"hujan bayangan" sebagai tema instalasi pada dinding ruang dalam
Penggunaan sinar matahari sebagai pembentuk bayangan terkait erat dengan pergerakannya dalam setahun yang selalu berubah- ubah sudut datangnya karena adanya gerak semu tahunan matahari. Pergerakan semu matahari yang menimbulkan adanya bayangan, di-captured oleh bentukan gubahan massa pada bangunan untuk memberikan suatu bayangan yang sengaja “diciptakan”.  Oleh karena itu bayangan yang terjadi akan sangat bergantung dari waktu penyinaran.












Bayangan yang timbul akibar gerak harian matahari yang juga memiliki perubahan secara perlahan, menimbulkan bayangan yang berbeda=beda dari waktu ke waktu. Dari riset yang dilakukan, ditemukanlah suatu pattern atau pola pergerakan matahari di mana pada waktu tertentu, bisa di”ambil” cahayanya untuk menimbulkan bayangan, yang sengaja dimaksudkan untuk dijadikan ‘penanda waktu’ yang mengingatkan si pemilik rumah tentang momen istimewa dalam hidupnya.
efek bayangan dua orang yang sedang bergandenga sebagai peringatan HUT perkawinan pemilik rumah pada bulan desember.
Dari konsep di atas, maka kami mengembangkan ide untuk membuat ‘shadow house’ yang menangkap bayangan dari cahaya alami di waktu- waktu tertentu sebagai pengingat momen penting. Secara garis besar, kami mengambil bayangan pada bulan maret(bulan ulang tahun istri), bulan mei (bulan ulang tahun suami) dan bulan desember (bulan ulang tahun pernikahan mereka ). Pada bulan-bulan tersebut, posisi matahari terhadap site berbeda-beda. Pada bulan maret, matahari berada di posisi tepat di atas kota Surabaya, pada bulan Mei, matahari berada di utara dengan kemiringan 23º dan di bulan Desember matahari berada di selatan dengan kemiringan 16º.